Suka Duka Paula Verhoeven Meniti Karier Modeling, Awalnya Minder dan Honor Rp 50.000

Suka Duka Paula Verhoeven

Suka Duka Paula Verhoeven – Artis peran Paula Verhoeven menceritakan pengalamannya saat menekuni dunia modeling sejak remaja. Melalui sebuah video di akunĀ slot thailand gacor YouTube adiknya, Chelzea Verhoeven, Paula menjabarkan suka duka yang dia alami selama meniti karier di dunia permodelan.

Metrindo-indonesia.com merangkumnya sebagai berikut:

1. Berawal dari rasa tidak percaya diri

Paula mengungkapkan, kiprahnya di dunia modeling berawal dari rasa tidak percaya diri akan tinggi badannya.

“Sebenarnya dulu masuk di dunia modeling awalnya sekolah, di sekolahin mami tentunya, dulu aku pendiam, pemalu, karena tinggi minderan, jadi masuk modeling supaya melatih percaya diri aja sih,” kata Paula seperti di kutip Metrindo-indonesia.com, Rabu (29/4/2020).

Paula merasa tinggi badannya adalah sebuah kelemahan yang membuatnya tidak percaya diri.

Hingga akhirnya, Paula menyadari bahwa tinggi badannya bisa menjadi kekuatan besar di dunia modeling.

“Karena aku merasa dulu tinggi itu kayak kelemahan aku, aduh di lihatin orang jadi enggak PD (percaya diri). Tapi ternyata yang tadinya menurut kita itu kelemahan, bisa jadi kekuatan di profesi lain,” tutur Paula.

“Makanya kita harus pikir apa yang positif di diri kita. Akhirnya dengan aku tinggi aku di terima baik di modeling,” lanjut istri Baim Wong itu.

Sejak saat itu, Paula mulai meniti kariernya sebagai seorang model.

Dia kerap mengikuti ajang perlombaan model baik tingkat nasional, bahkan internasional.

Kini, ibu satu anak itu pun berhasil membuktikan kepada dirinya sendiri dan keluarga bahwa model adalah pekerjaan yang menjanjikan.

2. Mengadu nasib di Jakarta

Paula mengaku, sejak remaja ia sudah masuk ke sekolah modeling.

“Dari SMA itu aku sudah jadi Gadis Sampul, banyak pengalaman modeling di Model Indonesia, aku belajar makeup sendiri pakai kebaya gimana, nyanggul sendiri, banyak belajar dari situ,” kata Paula.

Paula kemudian memutuskan untuk menekuni dunia model dan berkuliah di Jakarta slot bonus 100.

“Nah, setelah lulus SMA aku pindah ke Jakarta untuk lebih fokus ke kuliah dan modeling. Ternyata enggak segampang yang kita pikirkan main pindah ke Jakarta,” tutur Paula.

“Berat badan masih agak kurang ideal sebagai model, masih kegemukkan karena masih chubby,” lanjutnya.

3. Diet ketat dan Dilatih Ade Rai

Paula lalu melakukan diet ketat untuk mengurangi berat badannya.

Bahkan, istri artis Baim Wong itu di bimbing langsung oleh binaragawan Ade Rai.

“Aku masuk ke fitnes center. Aku inget masuk Desember 2005, aku bilang sama personal trainee ku ‘aku enggak mau berotot, aku maunya kayak badan (model) Victoria Secret dan aku langsung belajar sama pakar kesehatan Mas Ade Rai, dia kasih tahu aku banyaklah,” ucap Paula.

Sejak itu, Paula benar-benar serius menjaga pola makan dan waktu olahraganya.

Paula sudah mencicipi dunia modeling sejak 2001, namun baru produktif pada 2007.

Paula tetap menekuni profesinya itu hingga 2018 atau kurang lebih selama 11 tahun.

Sampai akhirnya Paula menikah dengan Baim Wong dan di karuniai seorang putra.

4. Dibayar Rp 50.000

Paula Verhoeven mengakui dirinya pernah mendapatkan honor sebesar Rp 50.000 saat menjadi seorang model.

“Dulu honor aku Rp 50.000 loh. Kalau sekarang ada deh. Lumayan buat beli susu Kiano,” kata Paula.

Baca juga artikel lainnya di metrindo-indonesia.com

Paula Verhoeven kemudian mengenang masa-masa perjuangannya berkarier di dunia modeling.

Saat itu, Paula memutuskan untuk fokus menekuni dunia model meski penghasilan yang dia dapatkan tidak terlalu besar.

“Jadi waktu belasan tahun masih bingung antara uang, maksudnya tawaran iklan dan sinetron atau tetap passion aku di modeling,” ucap Paula Verhoeven.

“Walaupun saat itu uangnya masih kecil tapi aku yakin aku bisa sukses di modeling,” sambungnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *